BERITA


Membangun Budaya Evaluasi Berkelanjutan melalui IHT Budaya Refleksi Kinerja SMAN 1 Amuntai

Amuntai, 9 Juni 2026 . Dalam rangka meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan di lingkungan sekolah, SMAN 1 Amuntai melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Budaya Refleksi Kinerja pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Biologi SMAN 1 Amuntai ini diikuti oleh seluruh staf SMAN 1 Amuntai dan menghadirkan Kepala Sekolah SMAN 1 Amuntai, Bapak Sukiman, S.Pd., M.M. sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada evaluasi, perbaikan berkelanjutan, dan peningkatan kualitas pelayanan. Melalui budaya refleksi kinerja, setiap tenaga kependidikan diharapkan mampu meninjau kembali pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang telah dilakukan, mengidentifikasi berbagai capaian maupun kendala, serta menyusun rekomendasi sebagai bahan perbaikan untuk program kerja berikutnya.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sub Bagian Tata Usaha SMAN 1 Amuntai, Ibu Muslimatul Hikmah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan kembali pentingnya menerapkan konsep Pelayanan Prima yang sebelumnya telah disampaikan oleh narasumber pada kegiatan IHT terdahulu.

Beliau menyampaikan bahwa pelayanan prima tidak hanya menjadi tanggung jawab satu bagian tertentu, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh unsur sekolah. Mulai dari tenaga administrasi, petugas perpustakaan, pengelola layanan umum, hingga petugas keamanan atau satpam yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik, guru, orang tua, maupun masyarakat.

“Setidaknya sedikit demi sedikit kita mulai mengaplikasikan pelayanan prima dalam setiap layanan yang diberikan di lingkungan SMAN 1 Amuntai. Pelayanan yang baik akan menciptakan kenyamanan dan meningkatkan citra positif sekolah di mata masyarakat,” ungkap beliau.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Budaya Refleksi Kinerja oleh Kepala SMAN 1 Amuntai, Bapak Sukiman, S.Pd., M.M. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa refleksi kinerja merupakan suatu proses evaluasi yang dilakukan secara sistematis terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan oleh setiap pegawai.

Beliau menegaskan bahwa refleksi bukan sekadar melihat hasil akhir pekerjaan, melainkan melakukan analisis secara mendalam terhadap keseluruhan proses pelaksanaan program kerja. Refleksi mencakup identifikasi capaian, kendala, faktor pendukung, hingga penyusunan rekomendasi sebagai solusi atas berbagai permasalahan yang ditemukan.

Sebagai contoh, beliau memaparkan proses refleksi pada kegiatan pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) SMAN 1 Amuntai. Dalam pelaksanaannya, seluruh delapan komponen data Dapodik telah diinput dan dikelola sesuai prosedur yang berlaku. Dari proses tersebut diperoleh capaian tingkat akurasi data sekitar 95 %.

Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang ditemukan, antara lain data peserta didik yang belum lengkap serta data kepegawaian yang masih memerlukan pembaruan dan penyempurnaan. Dari kendala tersebut kemudian disusun rekomendasi yang berfungsi sebagai solusi dan langkah tindak lanjut agar kualitas data pada periode berikutnya menjadi lebih baik dan lebih akurat.

Menurut beliau, rekomendasi merupakan bagian penting dalam refleksi kinerja karena menjadi jawaban atas berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program kerja. Seluruh hasil refleksi nantinya dapat disusun dalam bentuk dokumen yang terintegrasi dengan petunjuk teknis maupun petunjuk pelaksanaan kerja masing-masing bidang.

Lebih lanjut, Bapak Sukiman menjelaskan bahwa refleksi kinerja pada hakikatnya adalah analisis ilmiah yang mendalam terhadap realisasi program kerja. Program kerja yang direfleksikan merupakan program yang telah direncanakan dan diverifikasi sebelumnya, sehingga setiap pegawai dapat melihat secara objektif bagaimana proses pelaksanaannya, tingkat pencapaiannya, serta berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan.

Beliau menekankan bahwa setiap staf perlu membiasakan diri untuk melakukan evaluasi berbasis data dan fakta. Dengan demikian, hasil refleksi tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pengambilan keputusan dan peningkatan mutu layanan sekolah.

Pada kegiatan ini, berbagai bidang pengelolaan administrasi sekolah menjadi contoh dalam pelaksanaan refleksi kinerja, di antaranya:

  • Pengelolaan kepegawaian;
  • Pengelolaan kesiswaan;
  • Pengelolaan kurikulum;
  • Pengelolaan Dapodik;
  • Pengelolaan keuangan;
  • Pengelolaan tata naskah dinas;
  • Pengelolaan kearsipan;
  • Pengelolaan aset dan barang milik negara;
  • Pengelolaan perpustakaan;
  • Pengelolaan sarana dan prasarana;
  • Pengelolaan media sosial sekolah; serta
  • Pengelolaan keamanan dan layanan umum.

Masing-masing pengelola bidang diharapkan mampu menyusun refleksi berdasarkan jurnal pekerjaan yang telah dilaksanakan. Refleksi tersebut mencakup uraian program kerja, proses pelaksanaan, capaian yang diperoleh, kendala yang dihadapi, rekomendasi perbaikan, serta identitas penyusun sebagai bentuk pertanggungjawaban profesional terhadap tugas yang diemban.

Menjelang berakhirnya kegiatan, Ibu Muslimatul Hikmah, S.Pd. kembali memberikan penguatan sekaligus menyimpulkan hasil kegiatan IHT. Beliau menyampaikan bahwa refleksi kinerja merupakan rangkuman sekaligus evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilakukan oleh setiap tenaga administrasi sekolah. Hasil refleksi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi individu yang melaksanakan pekerjaan, tetapi juga menjadi bahan masukan yang sangat berharga bagi pimpinan dan satuan kerja dalam menyusun kebijakan serta program perbaikan di masa mendatang.

Melalui kegiatan IHT Budaya Refleksi Kinerja ini, seluruh staf SMAN 1 Amuntai memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya budaya evaluasi dalam dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola administrasi sekolah yang profesional, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dengan semangat refleksi dan perbaikan berkelanjutan, SMAN 1 Amuntai terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh warga sekolah serta meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan demi tercapainya visi dan misi sekolah yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. (smansa/Rini Hartati)

Pencarian

Video PPDB

PPDB

Kalender

Juni 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30