Upacara Bendera Apel Pagi SMAN 1 Amuntai Senin 27 April 2026
SMAN 1 Amuntai kembali menyelenggarakan kegiatan
rutin Upacara Bendera Apel Pagi pada Senin, 27 April 2026. Upacara ini
dilaksanakan di Lapangan Basket SMAN 1 Amuntai dan diikuti secara penuh oleh
seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini
merupakan bagian penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab,
serta rasa cinta tanah air kepada seluruh warga sekolah.
Pada kesempatan ini, Ibu Hj. Arsinah Wati, S.Pd.
bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara petugas upacara berasal dari Kelas
XI-A2 di bawah bimbingan wali kelas mereka, Ibu Hj. Noor Aida, S.Ag. Seluruh
rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan menunjukkan kesiapan serta
kedisiplinan para peserta didik.
Upacara diawali dengan pengambilan tempat oleh
masing-masing pemimpin pasukan, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan
pasukan dan laporan kesiapan upacara. Setelah itu, pasukan diistirahatkan
sebentar sebelum Pembina Upacara memasuki lapangan. Dengan penuh khidmat,
prosesi penghormatan dan laporan dimulainya upacara dilakukan sebelum memasuki
bagian inti.

Pengibaran bendera Merah Putih berlangsung dengan
penuh kehormatan, diiringi lagu kebangsaan yang dinyanyikan dengan semangat.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti momen Mengheningkan Cipta yang dipimpin
langsung oleh Pembina Upacara. Setelah itu, rangkaian pembacaan Teks Pancasila,
Pembukaan UUD 1945, serta Ikrar Pelajar Indonesia dilakukan oleh petugas yang
telah ditunjuk.

Dalam amanatnya, Ibu Hj. Arsinah Wati, S.Pd.,
menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan upacara yang berjalan dengan baik dan
lancar. Beliau memberikan apresiasi kepada para petugas upacara, serta
menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan
dengan tertib dan disiplin. Beliau menegaskan bahwa upacara bukan sekadar
rutinitas, tetapi sarana pendidikan karakter yang sangat penting.
Beliau menjelaskan bahwa ketika peserta didik
datang tepat waktu dan memasuki lapangan dengan rapi, di situlah nilai
kedisiplinan ditanamkan. Begitu pula saat siswa berbaris tanpa disuruh dan
menjaga ketertiban selama upacara berlangsung, hal tersebut merupakan wujud
tanggung jawab dan sikap menghargai teman yang sedang bertugas.
Ibu Arsinah juga mengingatkan tentang tantangan
perkembangan teknologi. Menurut beliau, perkembangan teknologi yang tidak
bermanfaat dapat menjerumuskan, sedangkan perjuangan yang sesungguhnya bagi
para pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh, mematuhi aturan sekolah, serta
berperilaku tertib. Beliau menekankan bahwa pahlawan bukan hanya tokoh revolusi,
tetapi juga pahlawan pendidikan serta orang tua yang setiap hari bekerja keras
agar anak-anaknya dapat bersekolah. Maka dari itu, beliau mengajak seluruh
peserta didik untuk membahagiakan orang tua dengan cara menjalankan kewajiban,
datang ke sekolah dengan disiplin, dan belajar dengan baik.
Beliau menutup amanatnya dengan pesan bahwa
kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan hari ini seperti mengikuti upacara
dengan tertib akan membawa dampak besar dalam membentuk karakter disiplin dan
tanggung jawab di masa depan.
Upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu
nasional “Garuda Pancasila” serta lagu “Rukun Sama Teman”. Suasana kebersamaan
dan semangat nasionalisme sangat terasa pada momen tersebut. Sebagai penutup,
doa dipanjatkan dan dilanjutkan laporan bahwa upacara telah selesai. Prosesi
ditutup dengan penghormatan kepada Pembina Upacara serta pemimpin pasukan
sebelum seluruh barisan dibubarkan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Amuntai berharap nilai
kedisiplinan, rasa hormat, serta cinta tanah air terus tumbuh dan melekat dalam
diri seluruh peserta didik. Upacara bendera menjadi pondasi pembentukan
karakter yang kuat agar generasi muda mampu menghadapi masa depan dengan
integritas dan tanggung jawab. (Rini Hartati)
