Jumat Taqwa SMAN 1 Amuntai Menumbuhkan Karakter Religius dan Akhlak Mulia melalui Kedekatan dengan Al-Quran
Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang
beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, SMAN 1 Amuntai kembali melaksanakan
kegiatan rutin keagamaan bertajuk Jum’at Taqwa pada Jum’at, 17 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan spiritual seluruh warga
sekolah yang dilaksanakan secara khidmat di Musholla Subulussalam SMAN 1
Amuntai.
Kegiatan Jum’at Taqwa kali ini diikuti oleh seluruh
pelajar, dewan guru, serta staf SMAN 1 Amuntai dengan penuh antusias dan
kekhusyukan. Bertindak sebagai penceramah adalah Kepala Sekolah SMAN 1 Amuntai,
Bapak Sukiman, S.Pd., M.M., yang menyampaikan tausiyah penuh makna dan
inspiratif. Sementara itu, rangkaian kegiatan dipimpin oleh Bapak Rahmanoor,
S.Pd., yang mengarahkan jalannya ibadah dengan tertib dan khidmat.

Acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna yang
diikuti oleh seluruh peserta sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Suasana
religius semakin terasa ketika seluruh warga sekolah melaksanakan Shalat Dhuha
secara berjamaah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga
sarana untuk memperkuat keimanan serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Memasuki sesi inti, Bapak Sukiman, S.Pd., M.M.
menyampaikan kultum yang sarat akan pesan kehidupan. Dalam tausiyahnya, beliau
menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Beliau
mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, baik
dengan membaca, memahami, maupun mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip Surah Fathir ayat 29, beliau menjelaskan bahwa orang-orang yang
senantiasa membaca Al-Qur’an, mendirikan shalat, serta bersedekah akan
memperoleh keuntungan yang tidak pernah merugi. Bahkan, beliau menambahkan
bahwa sejarah telah membuktikan banyak generasi muda yang sukses karena
kedekatannya dengan Al-Qur’an, termasuk peluang melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi melalui jalur hafalan Al-Qur’an.
Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya
menegakkan shalat dalam kehidupan. Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi
merupakan bentuk penghambaan tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT. Dalam
shalat, manusia merendahkan diri sepenuhnya di hadapan Sang Pencipta serta
menjadikannya sebagai sarana untuk mencurahkan segala keluh kesah dan harapan.
Pesan berikutnya yang disampaikan adalah pentingnya
berbakti kepada kedua orang tua. Bapak Sukiman mengingatkan betapa besar
perjuangan seorang ibu yang mengandung dan melahirkan dengan penuh pengorbanan,
serta peran ayah yang senantiasa mendukung dan membimbing. Beliau juga
mengilustrasikan betapa besar kesabaran orang tua dalam mendidik anak sejak
kecil, termasuk dalam proses belajar berjalan yang penuh perjuangan.
Tidak kalah penting, beliau juga menekankan agar
para siswa senantiasa menghormati bapak dan ibu guru. Menurut beliau, guru
adalah sosok yang dengan tulus memberikan ilmu, membimbing, dan menjadi
penerang dalam kehidupan. Tanpa jasa guru, seseorang tidak akan mampu membaca,
menulis, maupun memahami berbagai ilmu pengetahuan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta
bersama-sama membaca Surah Yasin dan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh
Bapak Rahmanoor, S.Pd. Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti akhir
kegiatan, mencerminkan kedalaman makna yang dirasakan oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan Jum’at Taqwa ini, diharapkan
seluruh warga SMAN 1 Amuntai dapat terus meningkatkan kualitas keimanan dan
ketakwaan, serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan
sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun
generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam
spiritual dan akhlak. (smansa/Rini Hartati)
