Upacara Bendera Apel Pagi SMAN 1 Amuntai Menumbuhkan Disiplin Prestasi dan Karakter Siswa
Senin, 25
Mei 2026 di Lapangan Basket SMAN 1 Amuntai
Kegiatan Upacara Bendera Apel Pagi kembali
dilaksanakan oleh keluarga besar SMAN
1 Amuntai pada Senin, 25 Mei 2026 bertempat di lapangan
basket sekolah. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Sukiman, S.Pd., MM,
selaku pembina upacara, dengan pelaksanaan teknis yang ditangani oleh petugas upacara dari Kelas XI-S1 di
bawah bimbingan wali kelas, Ibu Septia
Rahmida, S.Pd. Seluruh peserta didik, dewan guru, serta staf
sekolah turut hadir mengikuti jalannya upacara dengan khidmat.

Upacara dimulai dengan
pengambilan tempat oleh masing-masing pemimpin pasukan. Setelah pasukan siap di
lapangan upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan penghormatan kepada
pemimpin upacara serta laporan kesiapan dari setiap pemimpin pasukan. Seluruh
peserta kemudian diistirahatkan sebelum pembina upacara memasuki lapangan.
Ketika pembina upacara memasuki
area kegiatan, pemimpin upacara memberikan penghormatan sebagai tanda
dimulainya pelaksanaan upacara. Rangkaian berikutnya berlangsung tertib,
dimulai dari:

·
Pengibaran
Bendera Merah Putih
·
Mengheningkan
cipta dipimpin oleh pembina upacara
·
Pembacaan
Teks Pancasila
·
Pembacaan
Pembukaan UUD 1945
·
Pembacaan
Ikrar Pelajar Indonesia
Suasana berjalan hikmat dan
penuh rasa hormat, mencerminkan karakter disiplin yang terus dibina oleh SMAN 1
Amuntai.

Dalam amanatnya, Bapak Sukiman, S.Pd., MM
menyampaikan sejumlah arahan penting yang relevan bagi seluruh peserta didik.
Beliau mengawali dengan menyampaikan apresiasi terhadap petugas upacara dari
kelas XI-S1 yang dinilai menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurut
beliau, petugas hari ini layak memperoleh nilai "exceler" atas
performa terbaik mereka.
Beliau juga mengingatkan bahwa
pada 2 Juni 2026
mendatang siswa akan memasuki Asesmen
Akhir Semester sebagai penentu kenaikan kelas. Oleh karena itu,
seluruh peserta didik diminta menjaga kesehatan, fokus belajar, serta menjauhi
cara-cara tidak jujur dalam memperoleh nilai.
Dalam amanatnya, beliau
menyampaikan rasa syukur atas berbagai pencapaian yang diraih siswa SMAN 1
Amuntai, di antaranya:
·
Perwakilan sekolah pada Olimpiade Nasional tingkat provinsi
·
Lomba
Debat Bahasa Indonesia, mewakili provinsi
·
Lomba
Debat Bahasa Inggris, meraih Juara 2 dan dua kategori Best Speaker
·
Debat
Bahasa Indonesia, meraih Juara 1 dan Juara 3 kategori suara
terbaik
·
Prestasi siswa pada ajang POPDA
·
Persiapan menghadapi Olimpiade Sain yang masih akan
berlangsung
Seluruh peserta didik yang
terlibat diminta untuk terus menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan
sebaik-baiknya.
Pembina upacara juga menekankan
pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan media sosial seperti TikTok, Instagram,
maupun Twitter. Beliau mengingatkan bahwa:
·
Mengunggah konten yang berunsur pelecehan, kekerasan, SARA, maupun
tindakan tidak senonoh dapat dikenakan UU
ITE.
·
Tindakan seperti pelecehan fisik, termasuk
terhadap lawan jenis, sangat dilarang dan dapat berujung pada proses hukum.
·
Menghina suku, agama, atau ras tertentu, baik
secara langsung maupun melalui unggahan digital, merupakan tindakan yang tidak
dapat ditoleransi.
Beliau menegaskan bahwa SMAN 1
Amuntai merupakan lingkungan yang menjunjung tinggi toleransi, terlebih karena
terdapat guru serta siswa non-muslim yang berhak mendapatkan rasa aman dan
nyaman dalam beraktivitas di sekolah.
Beliau mengingatkan bahwa di
beberapa wilayah Kalimantan Selatan tercatat adanya siswa yang terpapar
radikalisme dan saat ini ditangani oleh aparat terkait. Oleh sebab itu, siswa
SMAN 1 Amuntai diimbau untuk berhati-hati dalam memilih informasi serta
pergaulan.
Pembina upacara turut menekankan
pentingnya nilai rapor,
khususnya:
·
Kelas
XI = Semester 4
·
Kelas X
= Semester 2
Nilai rapor dapat digunakan
untuk seleksi perguruan tinggi jalur
prestasi, sehingga harus dipersiapkan dengan serius.
Beliau menjelaskan bahwa capaian
pembelajaran mencakup tiga kompetensi utama, yakni:
1.
Memahami konsep keilmuan
2.
Mampu mengaplikasikan
3.
Mampu merefleksikan
Soal-soal pada asesmen akhir pun
akan berpusat pada ketiga hal tersebut.
Upacara ditutup dengan
menyanyikan lagu nasional “Satu Nusa
Satu Bangsa” serta lagu “Rukun
Sesama Teman”, diikuti pembacaan doa. Setelah laporan
bahwa upacara telah selesai, pembina upacara meninggalkan lapangan dan seluruh
peserta memberikan penghormatan kepada pemimpin upacara.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam dan sertifikat penghargaan,
yakni:
Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI)
– Juara 1
·
Salma Agustina
·
Annisa Putri Qumaira
·
Fajar Asega
·
Pembicara Terbaik 1: Annisa Putri Qumaira
·
Pembicara Terbaik 3: Salma Agustina
Lomba Debat Bahasa Inggris (LDI) – Juara 2
·
M. Arista Pradana
·
Ansari
·
Faris Rafli Wahyuni
·
Best Speaker 1: Ansari

POPDA 2026 – Sepak Takraw Putra Juara 2
·
M. Lucky Redhana

Juara 1 Kategori Grappling – 60 Kg
Pada BSF
Vol. 1 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten HSU ke-74 (23 Mei 2026)
·
Najib Amadul Wafi
Penghargaan ini menjadi bukti
nyata bahwa siswa SMAN 1 Amuntai terus berkembang dan menunjukkan prestasi di
berbagai bidang.
Upacara Apel Pagi pada Senin, 25
Mei 2026, bukan hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga momentum penting
untuk membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta memperkuat motivasi
belajar dan prestasi siswa. Melalui amanat yang disampaikan, seluruh peserta
didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang unggul, berhati-hati dalam
bertindak, dan senantiasa menjaga nama baik sekolah. (smansa/Rini Hartati)
