BERITA


Perpisahan Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. Purna Tugas di SMAN 1 Amuntai Mengukir Dedikasi, Meninggalkan Teladan

SMAN 1 Amuntai menggelar kegiatan perpisahan dalam rangka purna tugas Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM., pada Selasa, 01 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Amuntai tersebut diikuti oleh para pelajar, seluruh dewan guru, staf, serta sejumlah purna tugas dan keluarga besar sekolah.

Suasana haru, hangat, dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan. Perpisahan bukan sekadar seremoni melepas seorang guru dan tenaga pendidik yang memasuki masa purna tugas, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian, dedikasi, kebersamaan, serta keteladanan yang telah diberikan selama bertahun-tahun di lingkungan SMAN 1 Amuntai.

Bagi keluarga besar SMAN 1 Amuntai, Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. bukan hanya dikenal sebagai guru Matematika, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam pengelolaan bidang kurikulum. Beliau telah dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum selama bertahun-tahun. Kehadiran dan kontribusinya menjadi bagian dari perjalanan perkembangan SMAN 1 Amuntai.

Kegiatan perpisahan ini merupakan rangkaian penghormatan dari seluruh warga SMAN 1 Amuntai atas pengabdian Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, ilmu, dan perhatian bagi kemajuan pendidikan di sekolah.

Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau telah berinteraksi dengan berbagai generasi peserta didik. Banyak siswa yang pernah mendapatkan pembelajaran, arahan, nasihat, dan pengalaman dari beliau. Tidak sedikit pula rekan kerja yang telah bersama-sama menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam membangun serta mengembangkan sekolah.

Oleh karena itu, memasuki masa purna tugas tentu menjadi sebuah momen yang istimewa. Ada rasa bangga atas selesainya sebuah perjalanan pengabdian, tetapi di sisi lain terdapat pula rasa kehilangan karena sosok yang selama ini hadir dan menjadi bagian dari keseharian sekolah akan memasuki fase kehidupan yang berbeda.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Amuntai, Bapak Sukiman, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa kehilangan atas purna tugasnya Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM.

Bapak Sukiman menyampaikan bahwa SMAN 1 Amuntai kehilangan salah satu guru yang memiliki pengalaman cukup panjang dan memahami berbagai dinamika sekolah. Terlebih lagi, Bapak H. Poliyani selama ini juga memiliki tanggung jawab besar sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Menurut beliau, kehadiran Bapak H. Poliyani selama ini telah memberikan kontribusi penting dalam membantu pengelolaan dan pengembangan kurikulum di SMAN 1 Amuntai. Karena itu, kepergian beliau dari lingkungan sekolah tentu meninggalkan kesan dan kenangan tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

Atas nama keluarga besar SMAN 1 Amuntai, Bapak Sukiman menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada Bapak H. Poliyani. Beliau berharap seluruh pengabdian, perjuangan, ilmu, dan kebaikan yang telah diberikan selama bertugas dapat menjadi amal saleh dan amal ibadah yang mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Bapak Sukiman juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan dalam menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun hal-hal lain yang mungkin membuat kurang nyaman.

“Semoga selalu diberikan kesehatan, umur yang panjang, serta berada dalam lindungan Allah SWT,” menjadi salah satu harapan yang disampaikan kepada Bapak H. Poliyani.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sukiman juga menyampaikan bahwa keluarga besar sekolah akan merasa sedikit terhibur dengan hadirnya guru Matematika baru, yaitu Ibu Dewinta Septiana Shafari, S.Pd., yang merupakan alumni SMAN 1 Amuntai. Kehadiran guru baru tersebut diharapkan dapat meneruskan pembelajaran Matematika sekaligus memberikan warna dan kontribusi baru bagi sekolah.

Meskipun demikian, kenangan dan hubungan silaturahmi dengan Bapak H. Poliyani diharapkan tetap terjaga. Beliau juga tetap menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Amuntai dan dapat diundang dalam kegiatan-kegiatan tertentu di masa mendatang.

Momen yang paling mengharukan hadir ketika Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. menyampaikan sambutannya. Dengan penuh rasa syukur dan haru, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Amuntai atas kerja sama, kebersamaan, dan dukungan yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

Beliau menyampaikan harapan agar seluruh keluarga besar SMAN 1 Amuntai senantiasa diberikan umur panjang, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalankan kehidupan serta pengabdian.

Bapak H. Poliyani juga mengenang perjalanan panjangnya bersama SMAN 1 Amuntai. Setelah menjalani pengabdian selama puluhan tahun, sekolah ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Banyak pengalaman, suka duka, tantangan, dan kenangan yang telah dilalui bersama.

Beliau juga menyampaikan bahwa meninggalkan sekolah untuk kedua kalinya pada tahun 2026 merupakan sebuah perjalanan yang penuh makna. Menurut beliau, sebuah lembaga pendidikan harus terus berjalan dan membutuhkan generasi penerus yang mampu melanjutkan perjuangan.

Dalam sambutannya, Bapak H. Poliyani turut menyampaikan permohonan ampun dan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas, terutama selama dipercaya menjadi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Beliau menyampaikan bahwa apabila selama menjalankan tugas terdapat pelayanan yang kurang baik, perkataan yang kurang berkenan, maupun sikap yang tidak sesuai dengan harapan, semuanya merupakan bagian dari kekurangan sebagai manusia. Untuk itu, beliau memohon maaf kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Amuntai.

Salah satu pesan penting yang disampaikan Bapak H. Poliyani ditujukan kepada para peserta didik. Beliau berpesan agar para siswa terus belajar dengan giat dan tidak mudah terlena dengan keadaan yang terlalu santai.

Menurut beliau, keberhasilan tidak datang dengan sendirinya. Kesuksesan membutuhkan perjuangan, kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam menjalani proses.

Pesan tersebut menjadi bekal berharga bagi para siswa. Dunia pendidikan bukan hanya tentang memperoleh nilai yang baik, tetapi juga tentang membentuk karakter, membangun ketekunan, belajar menghadapi tantangan, dan mempersiapkan diri untuk masa depan.

Perjalanan panjang pengabdian Bapak H. Poliyani menjadi bukti bahwa setiap keberhasilan membutuhkan proses yang tidak singkat. Puluhan tahun pengabdian telah menghasilkan begitu banyak pengalaman dan kenangan yang akan terus tersimpan dalam ingatan.

Beliau juga berpesan agar meskipun secara kedinasan harus berpisah, silaturahmi tetap dijaga. Perpisahan bukan berarti memutus hubungan, tetapi menjadi awal dari bentuk hubungan yang baru.

Rasa haru juga disampaikan oleh perwakilan siswa Faris Rafli Wahyuni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ilmu dan pengetahuan yang diberikan oleh Bapak H. Poliyani akan menjadi bekal yang bermanfaat bagi para siswa di masa yang akan datang.

Bagi peserta didik, seorang guru bukan hanya sosok yang menyampaikan materi pembelajaran di kelas. Guru juga menjadi teladan, pembimbing, pemberi motivasi, dan sosok yang membantu siswa mengenali potensi dirinya.

Perwakilan siswa juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat sikap atau perilaku siswa yang kurang menyenangkan. Kenangan bersama Bapak H. Poliyani akan menjadi bagian tersendiri dalam perjalanan para siswa selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Amuntai.

Ia juga mendoakan agar Bapak H. Poliyani selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna tugas.

“Selamat menempuh masa purna tugas,” menjadi ungkapan penghormatan dan doa dari para siswa kepada sosok guru yang telah memberikan banyak ilmu dan pengalaman.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Dewinta Septiana Shafari, S.Pd., yang merupakan alumni SMAN 1 Amuntai sekaligus guru Matematika baru, juga menyampaikan sambutan.

Sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 1 Amuntai yang kembali hadir dalam kapasitas sebagai pendidik, Ibu Dewinta berharap dapat memberikan sesuatu yang terbaik bagi sekolah.

Beliau juga memohon bimbingan dan arahan dari para guru senior. Kehadiran guru baru diharapkan tidak hanya menjadi penerus dalam bidang pembelajaran Matematika, tetapi juga mampu ikut berkontribusi dalam memajukan SMAN 1 Amuntai.

Seiring berjalannya waktu, diharapkan seluruh warga sekolah dapat saling mengenal, membangun komunikasi yang baik, bekerja sama, serta menciptakan suasana kerja dan pembelajaran yang semakin positif.

Kehadiran generasi baru menjadi bagian penting dari keberlanjutan sebuah lembaga pendidikan. Pengalaman para guru senior dan semangat para pendidik baru dapat menjadi kekuatan untuk terus membawa SMAN 1 Amuntai menuju perkembangan yang lebih baik.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak H. Rusmawardi, S.Pd.,MM. Doa bersama menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar Bapak H. Poliyani diberikan kesehatan, keselamatan, umur yang panjang, ketenangan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan setelah memasuki masa purna tugas.

Suasana haru semakin terasa ketika OSIS SMAN 1 Amuntai mempersembahkan lagu Hymne Guru sebagai bentuk penghormatan kepada Bapak H. Poliyani.

Lagu tersebut menjadi simbol penghargaan atas jasa seorang guru yang telah mendedikasikan waktu dan kehidupannya untuk dunia pendidikan.

Tidak hanya lagu, kegiatan perpisahan juga diisi dengan persembahan puisi dari Anissa Humaira.

Puisi tersebut menggambarkan sosok seorang guru yang hadir memberikan arah, mengisi kekosongan pengetahuan, serta membantu peserta didik menemukan langkah dalam perjalanan pendidikan.

Penggalan pesan dalam puisi tersebut menggambarkan bagaimana seorang guru meninggalkan jejak yang tidak mudah hilang. Meskipun waktu terus berjalan dan pertemuan secara rutin akan berakhir, ilmu, nasihat, dan keteladanan seorang guru akan tetap hidup dalam diri para siswa.

Persembahan puisi menjadi salah satu bagian yang menyentuh dalam kegiatan perpisahan tersebut.

Suasana semakin hangat dengan adanya hiburan berupa persembahan lagu dari perwakilan siswa.

Shafa Naura bersama M. Rafli Fatra membawakan lagu berjudul “Dunia yang Nanti”, disusul oleh Ester Febriana Yandika yang mempersembahkan lagu berjudul “Tiba-Tiba”.

Persembahan tersebut menjadi warna tersendiri dalam acara. Melalui lagu, para siswa menyampaikan rasa terima kasih, penghormatan, sekaligus kenangan kepada Bapak H. Poliyani.

Sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih, acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM.

Kenang-kenangan dari siswa diserahkan melalui perwakilan panitia OSIS, sedangkan kenang-kenangan dari SMAN 1 Amuntai diserahkan oleh Kepala SMAN 1 Amuntai, Bapak Sukiman, S.Pd., MM.

Penyerahan tersebut menjadi simbol penghargaan atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Sebuah kenang-kenangan mungkin sederhana secara bentuk, tetapi memiliki makna yang besar karena di dalamnya tersimpan rasa terima kasih dan kenangan dari seluruh warga sekolah.

Rangkaian kegiatan perpisahan kemudian ditutup dengan foto bersama. Para guru, staf, siswa, purna tugas, dan keluarga besar SMAN 1 Amuntai mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

Foto bersama menjadi dokumentasi penting dari sebuah peristiwa yang tidak akan terulang dengan suasana yang sama. Di dalamnya tersimpan cerita tentang kebersamaan, pengabdian, persahabatan, serta perjalanan panjang seorang pendidik.

Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Purna tugas merupakan sebuah babak baru setelah seseorang menyelesaikan amanah dalam dunia kedinasan.

Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. telah menjadi bagian dari perjalanan SMAN 1 Amuntai selama bertahun-tahun. Sebagai guru Matematika sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, beliau telah memberikan kontribusi dalam proses pendidikan dan pengelolaan sekolah.

Ilmu yang diberikan kepada siswa, kerja sama dengan rekan sejawat, pemikiran dalam pengembangan kurikulum, serta berbagai pengalaman selama menjalankan tugas merupakan bagian dari jejak pengabdian yang akan terus dikenang.

Bagi para siswa, pesan untuk terus belajar dan berjuang merupakan warisan yang sangat berharga. Bagi para guru dan staf, kebersamaan selama bertahun-tahun menjadi kenangan yang akan selalu memiliki tempat tersendiri.

Kini, saat memasuki masa purna tugas, keluarga besar SMAN 1 Amuntai menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala pengabdian yang telah diberikan.

Semoga setiap ilmu yang pernah diajarkan menjadi amal jariyah, setiap nasihat menjadi kebaikan yang terus tumbuh, dan setiap pengabdian yang telah diberikan kepada dunia pendidikan menjadi amal saleh dan amal ibadah di sisi Allah SWT.

Selamat memasuki masa purna tugas, Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM.

Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, ilmu, bimbingan, kerja sama, dan keteladanan yang telah diberikan kepada keluarga besar SMAN 1 Amuntai.

Semoga masa purna tugas menjadi masa yang penuh ketenangan, kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bersama keluarga.

Semoga silaturahmi yang telah terjalin selama bertahun-tahun tetap terjaga. Meskipun tidak lagi hadir setiap hari di lingkungan sekolah, doa dan kenangan keluarga besar SMAN 1 Amuntai akan selalu menyertai.

“Berpisah dalam tugas, tetapi tidak dalam silaturahmi. Mengakhiri pengabdian kedinasan, tetapi meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang.”

Selamat menikmati masa purna tugas, Bapak H. Poliyani, S.Pd., MM. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang, keselamatan, kebahagiaan, serta melimpahkan keberkahan atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. (smansa/Rini Hartati)

Pencarian

Video PPDB

PPDB

Kalender

September 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30