SMAN 1 Amuntai Ikuti Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026
Amuntai, 3 September 2026. SMAN 1 Amuntai kembali menjadi bagian dari kegiatan edukatif yang memberikan wawasan dan pengalaman baru bagi peserta didik. Kali ini, siswa Kelas XII-A3 mengikuti Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata Hulu Sungai Utara (HSU) 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Lab Komputer 4 SMAN 1 Amuntai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 yang bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal berbagai destinasi wisata, kekayaan budaya, sejarah, hingga kuliner khas yang dimiliki Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sosialisasi berlangsung dalam suasana santai, interaktif, dan penuh antusias. Para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga diajak berdiskusi dan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai objek wisata yang ada di Kabupaten HSU maupun Kalimantan Selatan.
Pada awal kegiatan, para Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 memperkenalkan diri kepada para siswa Kelas XII-A3. Mereka memperkenalkan nama serta peran dan tugas dalam kegiatan kepariwisataan daerah.
Kehadiran para Putra-Putri Pariwisata tersebut disambut dengan antusias dan penuh kebahagiaan oleh para siswa. Suasana semakin menarik ketika kegiatan mulai dikemas dalam bentuk dialog dan tanya jawab.
Salah satu Putri Pariwisata Eva, memberikan pertanyaan kepada para siswa sebelum menyampaikan materi mengenai berbagai potensi wisata yang terdapat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyebutkan destinasi wisata yang mereka ketahui.
Pertanyaan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengingat kembali berbagai objek wisata yang berada di daerah sendiri. Beberapa siswa pun dengan percaya diri menyampaikan jawaban mereka.

Dalam sesi tanya jawab, siswa diajak menyebutkan sedikitnya lima objek wisata yang terdapat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Salah seorang siswa, Muhammad Akmal, turut memberikan jawaban dengan menyebutkan objek wisata yang menawarkan keindahan alam serta pengalaman perjalanan yang menarik.
Salah satu destinasi yang dibahas adalah Pulau Sambujur, yang memiliki daya tarik alam tersendiri. Untuk menuju kawasan tersebut, wisatawan dapat menggunakan jukung sebagai salah satu sarana transportasi tradisional yang menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Selain Pulau Sambujur, beberapa destinasi wisata HSU yang disebutkan dalam kegiatan tersebut antara lain Siring Patung Itik, Wisata Rumah Terapung Banyu Hirang, Pulau Damar, Taman Putri Junjung Buih dan Kerbau Rawa.
Pembahasan mengenai destinasi wisata tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Dalam penyampaian materi, Putri Pariwisata HSU, Eva, menjelaskan bahwa potensi pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak hanya terbatas pada wisata alam. HSU juga memiliki berbagai jenis wisata yang memiliki karakteristik dan daya tarik masing-masing.
Beberapa di antaranya adalah wisata alam, wisata buatan, wisata sejarah dan religi, serta wisata kuliner.
Keberagaman tersebut menjadi kekuatan tersendiri bagi sektor pariwisata daerah. Setiap destinasi memiliki cerita, keunikan, serta pengalaman yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.
Pada bidang kuliner, misalnya, HSU memiliki berbagai makanan khas yang dapat menjadi daya tarik wisata. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, diperkenalkan beberapa kuliner khas seperti itik panggang tanpa tulang, apam barahim, Pais Sagu, Telor Asin, Kerupuk Haruan dan berbagai makanan tradisional lainnya.
Pengenalan kuliner lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata karena makanan tidak hanya berfungsi sebagai sajian, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya suatu daerah.
Kegiatan sosialisasi tidak berhenti pada pengenalan destinasi wisata. Para siswa juga diajak untuk mencoba mempromosikan salah satu objek wisata yang telah disebutkan.
Putri Pariwisata Eva kembali memberikan pertanyaan kepada para siswa. Mereka diminta menjelaskan atau membuat gambaran promosi sederhana mengenai salah satu destinasi wisata yang mereka ketahui.

Tantangan tersebut mendapatkan respons positif dari para siswa. Muhammad Rafli turut memberikan penjelasan mengenai Candi Agung, salah satu objek wisata sejarah yang dikenal di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Rafli menjelaskan mengenai sejarah dan cerita yang berkembang di sekitar Candi Agung, termasuk berbagai kisah yang menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Sesi tersebut memberikan pengalaman menarik bagi siswa. Mereka tidak hanya dituntut untuk mengetahui nama sebuah tempat wisata, tetapi juga belajar bagaimana menyampaikan informasi mengenai objek tersebut kepada orang lain dengan cara yang menarik.
Dalam kesempatan tersebut, Putri Pariwisata HSU juga menjelaskan mengenai tujuan seseorang melakukan kegiatan pariwisata. Berwisata tidak hanya berkaitan dengan perjalanan menuju suatu tempat, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi pikiran dan perasaan.
Berwisata dapat menjadi sarana untuk menenangkan pikiran, menikmati keindahan alam, memperoleh kepuasan hati, mengabadikan momen melalui foto, serta menikmati waktu bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.
Bagi generasi muda, kegiatan pariwisata juga dapat menjadi sarana belajar secara langsung. Dengan mengunjungi suatu tempat, siswa dapat mengenal sejarah, budaya, tradisi, lingkungan, serta kehidupan masyarakat setempat.
Oleh karena itu, pemahaman terhadap potensi wisata daerah menjadi hal penting bagi generasi muda. Para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi wisatawan, tetapi juga dapat berperan sebagai generasi yang ikut mengenalkan dan menjaga kekayaan daerah.
Kegiatan Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 di SMAN 1 Amuntai memberikan pesan penting bahwa mengenal daerah sendiri merupakan langkah awal untuk mencintai dan melestarikannya.
Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari keindahan alam, peninggalan sejarah, wisata religi, hingga kuliner tradisional. Potensi tersebut membutuhkan perhatian dan partisipasi berbagai pihak, termasuk generasi muda.
Para siswa sebagai generasi penerus memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi daerah melalui berbagai cara. Di era digital seperti sekarang, promosi pariwisata dapat dilakukan melalui media sosial, video, foto, tulisan, maupun berbagai bentuk konten kreatif lainnya.
Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi, diharapkan para siswa dapat menjadi bagian dari generasi yang ikut memperkenalkan kekayaan HSU kepada masyarakat yang lebih luas.
Selama kegiatan berlangsung, siswa Kelas XII-A3 terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Sesi tanya jawab membuat kegiatan terasa lebih hidup karena para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengetahuan dan pendapat mereka.
Pola penyampaian materi yang interaktif juga membuat informasi mengenai pariwisata lebih mudah diterima. Para siswa dapat belajar sambil berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan mencoba mempromosikan destinasi wisata.
Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas. Siswa memperoleh wawasan baru yang berkaitan langsung dengan lingkungan dan potensi daerah tempat mereka tinggal.
Setelah seluruh rangkaian sosialisasi selesai, kegiatan ditutup dengan foto bersama antara para Putra-Putri Pariwisata HSU 2026, siswa Kelas XII-A3, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Momen foto bersama menjadi penutup yang hangat sekaligus menjadi dokumentasi atas terlaksananya kegiatan Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 di SMAN 1 Amuntai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin mengenal potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara serta memiliki rasa bangga terhadap kekayaan alam, sejarah, budaya, dan kuliner daerah.
Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 di SMAN 1 Amuntai menjadi salah satu kegiatan positif yang memberikan wawasan sekaligus pengalaman kepada peserta didik. Melalui kegiatan yang interaktif, siswa diajak mengenal berbagai destinasi wisata di HSU, memahami jenis-jenis pariwisata, mengenal kuliner khas daerah, serta belajar mempromosikan objek wisata dengan cara yang menarik.
SMAN 1 Amuntai terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat memperluas wawasan peserta didik sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah. Diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga menjadi duta yang mampu mengenalkan, menjaga, dan melestarikan potensi daerah.
Semoga kegiatan Sosialisasi Putra-Putri Pariwisata HSU 2026 dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan menjadi langkah positif dalam menumbuhkan kesadaran bahwa pariwisata merupakan bagian penting dari kekayaan daerah yang patut dikenal, dikembangkan, dan dilestarikan bersama.
SMAN 1 Amuntai — Mengenal Potensi Daerah, Menumbuhkan Kreativitas, dan Menginspirasi Generasi Muda untuk Berprestasi. (smansa/Rini Hartati)
