Sosialisasi Putra Putri Pariwisata Hulu Sungai Utara 2026 di SMAN 1 Amuntai
SMAN 1 Amuntai kembali menjadi
tempat terselenggaranya kegiatan pengembangan wawasan peserta didik melalui Sosialisasi Putra Putri Pariwisata Hulu Sungai Utara
(HSU) 2026, yang dilaksanakan pada Senin, 03 Maret 2026 di Aula SMAN 1 Amuntai. Kegiatan ini
menghadirkan narasumber dari Dinas
Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORA PARI) Kabupaten Hulu Sungai Utara,
yaitu Bapak Rajib Hairiani
dan Bapak Akhmad Naji Pratama.
Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan peserta didik kelas XI dan XII, yang hadir dengan
antusias untuk menambah wawasan tentang dunia kepariwisataan dan peluang
generasi muda dalam mempromosikan potensi daerah.

Dalam pemaparannya, para
narasumber menyampaikan bahwa Kabupaten
Hulu Sungai Utara merupakan salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Selatan yang
memiliki karakteristik wilayah perairan, rawa, dan budaya sungai yang sangat
kental. Beribukota di Amuntai, HSU dikenal sebagai daerah dengan potensi wisata
alam, budaya, dan religi yang unik serta memiliki nilai jual tinggi bagi
pengembangan pariwisata.
Sebagai daerah lahan basah (wetland tourism), HSU menawarkan
pengalaman wisata yang khas, seperti panorama rawa, aktivitas masyarakat yang
menyatu dengan perairan, serta kekayaan hayati yang menarik untuk ekowisata.
Salah satu ikon wisata yang terkenal adalah Danau Panggang, kawasan perairan luas dengan
rumah-rumah terapung serta aktivitas perikanan tradisional yang menjadi daya
tarik fotografi maupun pengunjung dari luar daerah.
Selain itu, HSU juga memiliki
potensi wisata budaya dan religi yang kuat. Tradisi keagamaan masyarakat
Banjar, kuliner khas daerah seperti itik panggang dan olahan ikan rawa, serta
kerajinan tangan tradisional menjadi bagian dari kekayaan lokal yang bisa
dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Situs-situs religi seperti makam ulama
dan masjid-masjid bersejarah turut memperkuat karakter HSU sebagai daerah
religius yang layak dikunjungi.
Para narasumber juga menjelaskan
bahwa Duta Pariwisata
adalah figur terpilih yang mewakili daerah dalam mempromosikan potensi wisata,
budaya, ekonomi kreatif, dan citra positif suatu wilayah. Mereka berperan aktif
dalam kegiatan promosi, edukasi, kampanye sadar wisata, hingga menjadi
representasi resmi pemerintah daerah di berbagai event.
Sementara itu, Putra Putri Pariwisata merupakan
ajang pemilihan pemuda-pemudi terbaik melalui proses seleksi yang ketat.
Pemenang ajang ini akan menjalankan fungsi sebagai Duta Pariwisata daerah.
Agar peserta memahami lebih
luas, dijelaskan pula konsep Pariwisata
sebagai aktivitas perjalanan sementara ke luar daerah asal dalam jangka waktu
pendek untuk berbagai tujuan, serta Ekonomi
Kreatif yang bertumpu pada ide, kreativitas, dan inovasi sumber
daya manusia sebagai pendorong perekonomian modern.
Dalam sesi materi, narasumber
menyampaikan bahwa wisata di HSU terbagi menjadi lima kategori, yaitu:
1. Wisata Sejarah atau Budaya
·
Candi
Agung Amuntai, peninggalan Kerajaan Negara Dipa abad XIV Masehi
yang berada di Sungai Malang, Amuntai Tengah.
2. Wisata Alam
·
Pulau
Sambujur
·
Swargaloka
3. Wisata Buatan
·
Rumah Apung
·
Maskot Itik
·
Kalang Hadangan
·
Galeri Kambang Ilung
·
Taman Putri Junjung Buih
4. Wisata Kuliner
·
Itik Panggang Tanpa Tulang
·
Cicin Talipuk
·
Gulabatu Itik
5. Wisata Religi
·
Kubah
Datu Amut, makam seorang wali Allah yang dikenal dengan sejarah
unik semasa hidupnya.
·
Masjid
Besar Pandulangan, yang menyimpan banyak benda bersejarah dan
dikenal sebagai salah satu masjid tua di wilayah tersebut.
·
Masjid
Jami Sungai Banar, masjid tertua yang berdiri sejak 1218
Hijriah dan memiliki kisah mistis tentang perpindahan tiang masjid.
Narasumber kembali menekankan
pentingnya Sapta Pesona,
sebagai unsur yang harus diwujudkan untuk menciptakan lingkungan wisata yang
unggul. Ketujuh unsurnya yaitu:
1.
Aman
2.
Tertib
3.
Bersih
4.
Sejuk
5.
Indah
6.
Ramah Tamah
7.
Kenangan
Mekanisme Pendaftaran Putra Putri Pariwisata HSU 2026
Para narasumber turut
menyampaikan alur pendaftaran dan proses seleksi, yaitu:
Timeline Pelaksanaan
·
Pendaftaran:
Maret – April 2026
·
Technical
Meeting: Maret – Mei 2026
·
Interview:
Mei 2026
·
Malam
Bakat: Mei 2026
·
Karantina
Terbuka: Mei 2026
·
Karantina
Tertutup: Mei 2026
·
Grand
Final: Mei 2026
Syarat Peserta
·
WNI berdomisili di HSU
·
Usia 16–24 tahun
·
Pendidikan minimal SLTA sederajat
·
Belum menikah & bebas narkoba
·
Sehat jasmani dan rohani
·
Tinggi badan (Pria min. 170 cm, Wanita min. 158
cm)
·
Berpenampilan menarik, cerdas, dan berperilaku
baik
·
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan
memahami pariwisata
·
Memiliki unsur 3B (Brain, Beauty, Behavior)
·
Tidak sedang menjabat sebagai duta daerah lain
Persyaratan Berkas
·
Formulir pendaftaran
·
Surat izin orang tua
·
Surat pernyataan kesediaan
·
Fotokopi identitas (KTP/Kartu Pelajar)
·
Curriculum Vitae (CV)
·
Pas foto 4×6 (2 lembar)
·
Foto full body ukuran 4R
·
Fotokopi piagam atau sertifikat penunjang
·
Berkas dimasukkan ke dalam:
o
Map
Biru untuk Putra
o
Map
Merah untuk Putri
Sesi diskusi berlangsung
interaktif. Beberapa peserta menyampaikan pertanyaan, di antaranya:

1. Seza Anindya Arifin – Pertanyaan tentang Isi CV
Narasumber menjelaskan bahwa CV
harus memuat:
·
Identitas diri (nama, alamat, kontak, jenis
kelamin)
·
Pendidikan dari SD hingga SMA
·
Pengalaman organisasi atau prestasi
·
Hobi dan keahlian
·
Sertifikat pendukung

2. Ahmad Reihan – Pertanyaan tentang Sapta Pesona
Pertanyaannya: Mengapa unsur Aman menjadi faktor utama dalam Sapta
Pesona?
Narasumber menjawab bahwa rasa aman merupakan fondasi bagi terciptanya
kenyamanan wisatawan. Tanpa keamanan, semua unsur lainnya tidak dapat dinikmati
secara optimal.
Faktor “Aman” ditempatkan sebagai unsur
pertama karena menjadi prasyarat utama terciptanya suasana berwisata yang
nyaman, bebas dari ancaman, kecelakaan, atau tindakan kriminal.
Kegiatan Sosialisasi Putra Putri
Pariwisata HSU 2026 ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan
seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, peserta didik SMAN 1 Amuntai memperoleh
wawasan baru mengenai potensi pariwisata daerah, peran generasi muda dalam pengembangan
wisata, serta peluang untuk berpartisipasi dalam ajang pemilihan Putra Putri
Pariwisata.
SMAN 1 Amuntai berharap kegiatan
seperti ini dapat terus dilakukan untuk menumbuhkan motivasi, kreativitas,
serta kecintaan generasi muda terhadap budaya dan potensi daerahnya. (smansa/disporapari)
