Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 SMAN 1 Amuntai
SMAN 1 Amuntai melaksanakan
kegiatan Upacara Peringatan Hari
Pendidikan Nasional Tahun 2026 pada Senin, 04 Mei 2026,
yang bertempat di Lapangan Basket SMAN 1 Amuntai. Kegiatan ini diikuti oleh
seluruh peserta didik, dewan guru, dan staf sekolah dengan penuh khidmat dan
semangat kebersamaan sebagai bentuk penghormatan terhadap dunia pendidikan
serta jasa para tokoh pendidikan Indonesia.
Pada kesempatan tersebut,
bertindak sebagai Pembina Upacara
adalah Kepala SMAN 1 Amuntai, Bapak
Sukiman, S.Pd., M.M., sedangkan petugas upacara
dipercayakan kepada siswa-siswi Kelas
XI-A3 di bawah bimbingan wali kelas Ibu Eliyani, S.Pd. Seluruh rangkaian
kegiatan berlangsung tertib dan lancar mulai dari awal hingga akhir upacara.
Kegiatan dimulai dengan
masing-masing pemimpin pasukan mengambil tempat di lapangan upacara.
Selanjutnya, pemimpin upacara memasuki lapangan dan menerima penghormatan dari
seluruh pasukan. Setelah laporan dari masing-masing pemimpin pasukan
disampaikan, pasukan diistirahatkan sejenak sebelum Pembina Upacara memasuki
lapangan upacara.

Dengan suasana penuh
penghormatan, Pembina Upacara memasuki lapangan dan menerima penghormatan dari
seluruh peserta upacara. Setelah laporan bahwa upacara siap dimulai
disampaikan, rangkaian inti upacara pun dimulai dengan pengibaran Bendera Merah
Putih yang berlangsung khidmat. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti
Mengheningkan Cipta yang dipimpin langsung oleh Pembina Upacara sebagai bentuk
penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan
dengan pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Ikrar Pelajar
Indonesia yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara.

Dalam amanatnya, Bapak Sukiman,
S.Pd., M.M. menyampaikan pesan mendalam mengenai makna Hari Pendidikan
Nasional. Beliau mengajak seluruh insan pendidikan untuk senantiasa bersyukur
karena Hari Pendidikan Nasional merupakan tonggak sejarah penting dalam
perjalanan pendidikan Indonesia. Beliau mengingatkan pesan Presiden pertama
Republik Indonesia tentang pentingnya menghargai sejarah dengan ungkapan “Jangan
sekali-kali melupakan sejarah.”
Beliau juga menyampaikan
pemikiran tokoh pendidikan Indonesia mengenai tujuan pendidikan, yaitu
memperkokoh karakter dan memperhalus budi pekerti. Menurut beliau, pendidikan
bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan etika, sopan
santun, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam amanatnya, Bapak Sukiman
memberikan ilustrasi menarik tentang potensi dan bakat setiap individu. Beliau
menyampaikan bahwa setiap anak memiliki kemampuan berbeda yang telah
dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Seperti halnya itik yang memiliki
kemampuan berenang dan burung yang memiliki kemampuan terbang, setiap peserta
didik harus mengenali potensi terbaik dalam dirinya dan mengembangkannya sesuai
kemampuan masing-masing.
Beliau juga mengingatkan agar
para siswa tidak takut untuk berkonsultasi dengan guru maupun guru BK terkait
pengembangan diri dan cita-cita mereka. Menurut beliau, keteladanan merupakan
bagian penting dalam pendidikan. “Satu tindakan baik lebih berarti daripada
seribu kata-kata,” ujar beliau dalam amanatnya.
Setelah amanat selesai, kegiatan
dilanjutkan dengan menyanyikan lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa”
dan lagu “Rukun Sama Teman” yang dinyanyikan bersama dengan penuh
semangat dan rasa persatuan. Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama,
laporan bahwa upacara telah selesai, penghormatan kepada Pembina Upacara, serta
prosesi meninggalkan lapangan upacara oleh Pembina Upacara. Setelah
penghormatan terakhir kepada pemimpin upacara, seluruh pasukan dibubarkan
dengan tertib.


Usai pelaksanaan upacara,
kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Reels IG Idul Fitri dan Anak Indonesia Hebat
Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, turut diberikan
penghargaan kepada peserta didik yang berhasil meraih prestasi pada ajang FLS2N Tingkat Kabupaten, di
antaranya cabang Lomba Baca Puisi, Monolog, Tari Kreasi, Fotografi, Menulis
Cerita Pendek, dan Menyanyi Solo Putri.
Kegiatan ini menjadi momentum
penting untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, serta karakter positif
bagi seluruh peserta didik SMAN 1 Amuntai. Melalui peringatan Hari Pendidikan
Nasional, diharapkan seluruh warga sekolah semakin termotivasi untuk terus
meningkatkan kualitas diri, menjaga akhlak, serta mengembangkan bakat dan
potensi demi masa depan yang lebih baik. (smansa/Rini Hartati)
