BERITA


Jumat Taqwa SMAN 1 Amuntai Menumbuhkan Semangat Ibadah dan Pembinaan Karakter Peserta Didik

Kegiatan rutin Jum’at Taqwa SMAN 1 Amuntai kembali dilaksanakan pada Jum’at, 08 Mei 2026 bertempat di Musholla Subulussalam SMAN 1 Amuntai. Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta staf SMAN 1 Amuntai sebagai upaya memperkuat karakter religius, menanamkan nilai spiritual, serta membangun kedisiplinan dalam ibadah.

Pada kesempatan ini, kegiatan diisi oleh ceramah keagamaan bersama Bapak Ahmad Zaini, S.Pd. Kegiatan dimulai dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama oleh seluruh warga sekolah. Suasana musholla terasa khusyuk dan penuh kekhidmatan saat lantunan nama-nama Allah diucapkan dengan penuh penghayatan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan shalat dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Bapak Rahmannor, S.Pd. Ibadah ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga menjadi latihan kedisiplinan serta penguatan keyakinan bagi para peserta didik.

Setelah shalat dhuha, dilaksanakan kultum atau kajian singkat yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Zaini, S.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya. Beliau juga menyampaikan bahwa ilmu yang didapat hendaknya terus dibagikan agar menjadi amal jariyah yang bermanfaat.

Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan empat perkara penting sebagai “aturan kita kepada pembakal maut” yang dapat menjadi pedoman kehidupan sehari-hari:

1.     Bertaubat dari dosa setiap malam dan siang, karena taubat yang terus-menerus adalah amalan yang sangat dianjurkan.

2.     Menjaga sikap terhadap sesama, tidak membalas hinaan dengan amarah, dan tetap merendah serta berzikir apabila mendapat cobaan atau perlakuan buruk dari orang lain.

3.     Mengqada shalat yang tertinggal, seperti shalat zuhur atau asar yang belum sempat dilaksanakan, agar jangan sampai ditinggalkan begitu saja.

4.     Berkehendak hanya kepada Allah Ta‘ala, yaitu mengikhlaskan setiap amal ibadah, termasuk shalat, murni karena Allah, bukan karena ingin dilihat atau dipuji orang lain.

Beliau juga menggambarkan perbedaan antara berdiri saat shalat dan berdiri saat upacara. Menurut beliau, berdiri saat shalat disertai gerakan rukuk, sujud, dan duduk sehingga bermanfaat bagi kesehatan jasmani. Sedangkan berdiri saat upacara dilakukan tanpa gerakan, sehingga cenderung membuat tubuh lebih cepat lelah. Penjelasan ini disampaikan sebagai motivasi agar para peserta didik lebih bersemangat dalam menjalankan shalat.

Di akhir penyampaian, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk memohon ampunan kepada Allah SWT dan berharap agar semua nasihat yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup rangkaian Jum’at Taqwa, seluruh peserta didik mengikuti pembacaan Surah Yasin secara serentak. Suasana menjadi semakin syahdu ketika ayat-ayat Al-Qur’an dilantunkan bersama-sama dengan penuh semangat dan kekompakan. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar seluruh warga sekolah senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan ilmu yang bermanfaat, serta dimudahkan dalam setiap aktivitas.

Kegiatan Jum’at Taqwa 08 Mei 2026 ini bukan hanya menjadi ajang pembinaan spiritual, tetapi juga sarana meningkatkan kebersamaan dan memperkuat karakter religius seluruh warga SMAN 1 Amuntai. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan peserta didik semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berilmu. (smansa/Rini Hartati)

Pencarian

Video PPDB

PPDB

Kalender

Mei 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31